Minggu, 30 Juni 2013

Pesona Jalur Pendakian Gunung Papandayan

Minggu, 30 Juni 2013 | 16:46 WIB Redaksi: Weningratri


Papandayan (foto: Fadly)
Papandayan merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.665 mdpl. Terletak sekitar 70 km dari kota Bandung, tepatnya di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Untuk mencapai tempat ini, dari Jakarta kita dapat menggunakan mobil, motor, ataupun ngeteng (menggunakan angkutan umum) dengan naik bus jurusan Jakarta-Garut dari Terminal Kampung Rambutan lalu turun di Terminal Guntur, Garut. Dari Terminal Guntur dilanjutkan dengan naik angkot putih biru dan turun di Simpang Desa Cisurupan. Dari Simpang Desa Cisurupan, perjalanan dilanjutkan dengan naik mobil pick up ke Base Camp Gunung Papandayan atau biasa disebut Camp David.


Camp David

Camp David (Foto: Novia D. Utami)
Camp David ini berupa pelataran yag cukup luas yang berfungsi sebagai tempat parkir dengan beberapa warung di sekelilingnya. Disini juga terdapat pos penjagaan, toilet umum, serta mushala di tepi ujung lapangan parkir. Dari Camp David akan terlihat jalur pendakian Papandayan. Jalur awal pendakian berupa jalan menajak yang berbatu-batu dengan sungai kecil di sampingnya, pada pagi hari kita akan menemui beberapa warga yang lalu-lalang menggunakan motor dijalur ini, motor yang sudah disesuaikan dengan jalur pastinya (kebayang gak sih naik gunung disalib motor hehehe..).  Tak berapa lama kemudian, kita akan menemukan kawah belerang yg berasap dan mengeluarkan bau yg cukup menyengat (jangan lupa menggunakan penutup hidung ketika melewati jalur ini).
Jalur Kawah (Foto: Fadly)

Motor di Jalur Pendakian (Foto: Fadly)

Setelah melalui jalur putih-kuning berbatu dan berbau, akhirnya kita akan memasuki daerah yg hijau dan berumput dengan pemandangan jurang di sebelah kanan jalan. Tak lama kemudian terdapat pertigaan dengan sebuah jalur besar yg menuju ke kiri (ke Pengalengan) dan sebuah jalur sempit di depan diantara pepohonan yg menuju ke Pondok Salada.
Jalur Hijau (Foto: Novia D. Utami)

Jalur Hijau (Foto: Wening)
Sungai Papandayan (Foto: Novia D. Utami)

Pondok Salada

Pondok Salada ini berupa tanah yang cukup lapang yang ditumbuhi semak-semak edelweis dan terdapat sumber mata air di sisi sebelah kiri dari jalur masuk. Tempat ini merupakan lokasi yang cocok untuk mendirikan tenda, namun hati-hati jangan terlalu jauh ke hutan karena banyak babi hutan dan binatang lain.

Lokasi Camping, Pondok Salada (Foto: Evy S. Wahyuana)
Hutan Mati dan Tegal Alun

Hutan Mati (Foto: Fadly)
Dari pondok salada ada jalur yg sedikit tergenang air dan berlumpur menuju hutan mati. Hutan mati terbentuk akibat letusan papandayan pada tahun 2002 yang asap panasnya memberangus sebuah kawasan hutan di sana. Kejadian ini menyisakan sebuah kawasan dengan tanah putih tertutup abu dan sisa batang-batang pohon yang sudah mati berwarna hitam. Setelah hutan mati kita akan menuju jalur yg sedikit menanjak hingga akhirnya menuju “tanjakan mamang” yg cukup terjal sehingga harus memanjat dengan berpegangan pada dahan-dahan pohon di kanan kiri jalan untuk bisa melaluinya. Dan setelah semua jalur tersebut akhirnya kita tiba di Tegal Alun. Padang edelweis yang berada di ketinggian 2.600 mdpl seluas 32 ha. Di sini mata kita akan dimanjakan dengan padang luas penuh edelweis dan barisan bukit serta pegunungan disekitarnya.

Tegal Alun (Foto: Fadly)
Selain melalui jalur-jalur di atas tadi sebenarnya ada juga jalur lain yang lebih singkat untuk menuju Tegal Alun. Jalur ini terdapat di sebelah kiri setelah jalur kawah, lagsung menuju Hutan Mati dan Tegal Alun. Jalur ini biasa digunakan oleh pendaki yang ingin langsung tiba di tegal Alun dan mendirikan tenda disana. Sebenarnya masih banyak lagi jalur-jalur lainnya, namun yg saya tuliskan disini adalah jalur yang paling umum di lalui dan jalur dengan pemandangan yang lebih beragam.  

Rincian Biaya:
  • Bus Kp. Rambutan-Garut= Rp 35.000/org (Bus AC via Tol Cipularang)
  • Angkutan putih biru (hanya sampai sore) Term. Guntur-Cisurupan= Rp 5.000-Rp 10.000 (harga bisa bervariasi tergantung siang atau malam)
  • Pick up ke Camp David= Rp 10.000/org , Rp 100.000/mobil, atau ojeg Rp 25.000/org
  • Ijin Masuk Papandayan= Rp 3.000/org
Selamat Mendaki ^_^

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Terbaru

 
Copyright © 2013. Kitakemana.net - First Blog Portal and Travel News in Indonesia
Website Created by #gembelpacker
Powered by Blogger