![]() |
| Papandayan (foto: Fadly) |
Papandayan merupakan gunung
berapi dengan ketinggian 2.665 mdpl. Terletak sekitar 70 km dari kota Bandung,
tepatnya di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.
Untuk mencapai tempat ini,
dari Jakarta kita dapat menggunakan mobil, motor, ataupun ngeteng (menggunakan
angkutan umum) dengan naik bus jurusan Jakarta-Garut dari Terminal Kampung
Rambutan lalu turun di Terminal Guntur, Garut. Dari Terminal Guntur dilanjutkan
dengan naik angkot putih biru dan turun di Simpang Desa Cisurupan. Dari Simpang
Desa Cisurupan, perjalanan dilanjutkan dengan naik mobil pick up ke Base Camp
Gunung Papandayan atau biasa disebut Camp David.
Camp David
![]() |
| Camp David (Foto: Novia D. Utami) |
Camp David ini berupa
pelataran yag cukup luas yang berfungsi sebagai tempat parkir dengan beberapa
warung di sekelilingnya. Disini juga terdapat pos penjagaan, toilet umum, serta
mushala di tepi ujung lapangan parkir. Dari Camp David akan terlihat jalur
pendakian Papandayan. Jalur awal pendakian berupa jalan menajak yang berbatu-batu
dengan sungai kecil di sampingnya, pada pagi hari kita akan menemui beberapa
warga yang lalu-lalang menggunakan motor dijalur ini, motor yang sudah
disesuaikan dengan jalur pastinya (kebayang gak sih naik gunung disalib motor
hehehe..). Tak berapa lama kemudian,
kita akan menemukan kawah belerang yg berasap dan mengeluarkan bau yg cukup
menyengat (jangan lupa menggunakan penutup hidung ketika melewati jalur ini).
![]() |
| Jalur Kawah (Foto: Fadly) |
![]() |
| Motor di Jalur Pendakian (Foto: Fadly) |
Setelah melalui jalur
putih-kuning berbatu dan berbau, akhirnya kita akan memasuki daerah yg hijau
dan berumput dengan pemandangan jurang di sebelah kanan jalan. Tak lama
kemudian terdapat pertigaan dengan sebuah jalur besar yg menuju ke kiri (ke Pengalengan)
dan sebuah jalur sempit di depan diantara pepohonan yg menuju ke Pondok Salada.
![]() |
| Jalur Hijau (Foto: Novia D. Utami) |
| Jalur Hijau (Foto: Wening) |
![]() |
| Sungai Papandayan (Foto: Novia D. Utami) |
Pondok Salada
Pondok Salada ini berupa tanah
yang cukup lapang yang ditumbuhi semak-semak edelweis dan terdapat sumber mata
air di sisi sebelah kiri dari jalur masuk. Tempat ini merupakan lokasi yang
cocok untuk mendirikan tenda, namun hati-hati jangan terlalu jauh ke hutan karena
banyak babi hutan dan binatang lain.
![]() |
| Lokasi Camping, Pondok Salada (Foto: Evy S. Wahyuana) |
Hutan Mati dan Tegal Alun
![]() |
| Hutan Mati (Foto: Fadly) |
Dari pondok salada ada jalur
yg sedikit tergenang air dan berlumpur menuju hutan mati. Hutan mati terbentuk
akibat letusan papandayan pada tahun 2002 yang asap panasnya memberangus sebuah
kawasan hutan di sana. Kejadian ini menyisakan sebuah kawasan dengan tanah
putih tertutup abu dan sisa batang-batang pohon yang sudah mati berwarna hitam. Setelah hutan mati kita akan menuju jalur yg sedikit
menanjak hingga akhirnya menuju “tanjakan mamang” yg cukup terjal sehingga
harus memanjat dengan berpegangan pada dahan-dahan pohon di kanan kiri jalan
untuk bisa melaluinya. Dan setelah semua jalur tersebut akhirnya kita tiba di
Tegal Alun. Padang edelweis yang berada di ketinggian 2.600 mdpl seluas 32 ha.
Di sini mata kita akan dimanjakan dengan padang luas penuh edelweis dan barisan
bukit serta pegunungan disekitarnya.
![]() |
| Tegal Alun (Foto: Fadly) |
Selain
melalui jalur-jalur di atas tadi sebenarnya ada juga jalur lain yang lebih
singkat untuk menuju Tegal Alun. Jalur ini terdapat di sebelah kiri setelah
jalur kawah, lagsung menuju Hutan Mati dan Tegal Alun. Jalur ini biasa
digunakan oleh pendaki yang ingin langsung tiba di tegal Alun dan mendirikan
tenda disana. Sebenarnya masih banyak lagi jalur-jalur lainnya, namun yg saya
tuliskan disini adalah jalur yang paling umum di lalui dan jalur dengan
pemandangan yang lebih beragam.
Rincian Biaya:
- Bus Kp. Rambutan-Garut= Rp 35.000/org (Bus AC via Tol Cipularang)
- Angkutan putih biru (hanya sampai sore) Term. Guntur-Cisurupan= Rp 5.000-Rp 10.000 (harga bisa bervariasi tergantung siang atau malam)
- Pick up ke Camp David= Rp 10.000/org , Rp 100.000/mobil, atau ojeg Rp 25.000/org
- Ijin Masuk Papandayan= Rp 3.000/org
Selamat
Mendaki ^_^












0 komentar:
Posting Komentar